Perkenalkan, Nama Saya Egois
![]() |
Oleh Samuel Mulia
Teman saya bercerita, akhir pekannya bersama beberapa orang dua minggu
lalu berlangsung dalam adu mulut dengan salah satu pengguna ATM.
Sementara teman lain menghabiskan akhir pekan dengan mabuk di sebuah
kelab malam. Saya lebih tertarik dan mungkin juga Anda, pembaca, untuk
mendengarkan cerita teman saya yang bersilat lidah ketimbang yang mabuk.
Sabtu malam, sekitar pukul sembilan, teman wanita saya itu pergi ke
ATM. Tiba di tempat itu, dua wanita ada di dalam ruang ATM. Setelah
menunggu cukup lama, dua wanita itu tak usai juga menyelesaikan urusan
mereka.
Teman saya memutuskan untuk menegur dengan halus, "Ibu masih lama?"
Satu dari wanita itu menjawab, "Enggak, bentar lagi, kok."
Bentar lagi kok-nya itulah yang mengundang sederet manusia yang
mengantre di belakang teman saya itu gerah, karena ternyata tidak
sebentar.
Akhir kata kedua wanita itu menyelesaikan urusan mereka. Teman saya
tak mempermasalahkan, tetapi seorang di belakang teman saya nyeletuk,
"Bentar, bentar. Lo pikir ATM punya emak lo?"
Maka kedua wanita itu membalas, "Kami lagi transfer uang." Dijawab
lagi, "Ya..., tetapi kelamaan." Read more
